Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Peran Bimbingan Rohani Islam dalam Membentuk Spiritualitas Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di RPS PMKS Pamardi Raharjo Banjarnegara Umi Fadlilah; Aedi, Ulul
Sociocouns: Journal of Islamic Guidance and Counseling Vol 5 No 1 (2025): Sociocouns: Journal of Islamic Guidance and Counseling
Publisher : UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/sjigc.v5i1.279

Abstract

Islamic Spiritual Guidance is a positive activity that can have a positive impact on patients with mental disorders who are undergoing the rehabilitation process in mental institutions. Islamic spiritual guidance has a good aim for patients. Islamic spiritual guidance is expected to provide direction and knowledge regarding the patient's religion and beliefs. So that when they return to society they can be well received by other members of society. Therefore, researchers made observations related to the Islamic spiritual guidance implemented at the orphanage. The research uses qualitative research methods, namely by observing patients while taking part in spiritual guidance activities. From the observations, results were obtained which stated that Islamic spiritual guidance could better shape the spirituality of patients in these institutions.
Pembinaan WBP (Warga Binaan Pemasyarakatan) Melalui Program Tamping untuk Meningkatkan Tanggung Jawab dan Optimisme Maulida, Zahra Lu'lu; Aedi, Ulul
Sociocouns: Journal of Islamic Guidance and Counseling Vol 5 No 1 (2025): Sociocouns: Journal of Islamic Guidance and Counseling
Publisher : UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/sjigc.v5i1.284

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana program tamping di RUTAN Kelas II B Banjarnegara dalam meningkatkan tanggung jawab dan optimisme warga binaan pemasyarakatan (WBP). Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif, melibatkan wawancara semi-terstruktur dengan tiga informan WBP yang berstatus tamping. Hasil wawancara menunjukkan bahwa partisipasi dalam program tamping memberikan makna yang signifikan bagi WBP, mendorong mereka untuk menjalankan tugas dengan disiplin, semangat dan tanggung jawab. Program ini meningkatkan sikap optimis dalam menghadapi tantangan dan masa depan. WBP menunjukkan bahwa mereka memiliki harapan untuk memperbaiki diri dan bertekad untuk berkontribusi positif setelah bebas. Temuan ini sejalan dengan teori tanggung jawab dan optimisme serta menekankan pentingnya program pembinaan sebagai strategi efektif untuk reintegrasi WBP ke masyarakat.
Pembinaan Kerohanian Bagi Narapidana Narkotika Berbasis Nilai Islam yuliana, nadia; Aedi, Ulul
Syifaul Qulub: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Vol 6 No 01 (2025): Januari-Juni 2025
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/syifaulqulub.v6i01.10991

Abstract

Terjadinya peningkatan narapidana kasus narkoba membuat pemerintah perlu mengupayakan segala cara untuk meminimalisasi kasus tersebut. Salah satunya dengan melakukan pembinaan kerohanian. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan pembinaan kerohanian telah berhasil dalam menunjukan penurunan tingkat kekambuhan dan meningkatkan kesadaran akan bahaya dari narkoba namun juga masih ditembukan kendala/hambatan.Untuk itu penulis tertarik untuk mengetahui model pembinaan kerohanian bagi narapidana narkotika berbasis nilai Islam di rutan kelas II B Banjarnegara dengan metode kualitatif dekriptif. Penulis menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Dalam pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui model pembinaan kerohanian bagi narapidana berbasis nilai Islam. Hasil penelitian menunjukan bahwa pembinaan yang berfokus pada kegiatan-kegiatan spiritual seperti mengaji, shalat berjamaah, dan lain sebagainya membantu narapidana dalam mereflesikan kesalahan yang pernah dilakukan, membangun ketenangan jiwa, meningkatkan kesadaran diri dan memperkuat aspek spiritualitas yang ada di dalam diri mereka. Meskipun di dalam kegiatan pembinaan ini juga masih terdapat kendala misalnya pendanaan.
Educational, Cultural, And Participatory Strategies Of The Sabalad Community In Internalizing The Values Of Religious Moderation In Cintakarya Village Samrotul Puadah, Pupu; Widodo, Ageng; Aedi, Ulul; Nurmahyati, Siti
AL-ADYAN Vol 21 No 2 (2026): Al-Adyan: Jurnal Studi Lintas Agama
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/aladyan.v19i2.31461

Abstract

Religious moderation plays a vital role in promoting social harmony and preventing extremism and conflict in plural societies. This study examines the strategies used by the Sabalad Community to internalize religious moderation values and their influence on the social life of Cintakarya Village. Using a descriptive qualitative field approach, data were collected through interviews, observations, and documentation involving five informants: the community founder, one teacher and community member, two students of Bakti Karya Vocational High School, and one local resident. The findings identify three main strategies. The educational strategy integrates at-tawassut, i‘tidal, al-ishlah, and al-la‘unf into formal learning and school programs. The cultural strategy promotes tasamuh, al-muwathanah, and i‘tiraf al-‘urf through social interactions and cultural traditions. The participatory strategy develops asy-syura and al-qudwah through community involvement. Seven of the nine values were effectively internalized, while asy-syura and al-qudwah were only moderately effective due to the irregular implementation of supporting activities. Overall, these strategies encouraged students and local residents to adopt more open, balanced, inclusive, and respectful religious attitudes.