Pidato perdana kepala daerah merupakan instrumen strategis yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga berfungsi sebagai wacana kebijakan yang mencerminkan nilai kepemimpinan dan arah pemerintahan. Penelitian ini bertujuan menganalisis makna kepemimpinan dan arah kebijakan dalam pidato perdana Bupati Mahakam Ulu tahun 2025 menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan Analisis Wacana Kritis (AWK) Fairclough. Data utama berasal dari teks pidato resmi yang disampaikan pada Rapat Paripurna DPRD Mahakam Ulu tanggal 6 Oktober 2025 dan didukung oleh literatur terkait kepemimpinan publik serta komunikasi pemerintahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pidato tersebut mengandung tiga dimensi utama: (1) dimensi teks menampilkan kepemimpinan visioner, etis, dan berorientasi pelayanan publik; (2) dimensi praktik diskursif menunjukkan peran pidato sebagai dokumen kebijakan hasil ko-produksi politik dan birokrasi; dan (3) dimensi praktik sosial menegaskan integrasi nilai budaya lokal seperti gotong royong dan simbol bahtera sebagai sumber legitimasi pemerintahan. Kesimpulannya, pidato perdana Bupati Mahakam Ulu berfungsi sebagai media komunikasi pemerintahan yang menyatukan bahasa, kekuasaan, dan kebijakan publik, sekaligus merepresentasikan model kepemimpinan kolaboratif dan transformasional berbasis nilai lokal dalam konteks otonomi daerah.
Copyrights © 2025