Kondisi pembelajaran di sekolah dasar saat ini sebagian besar masih monoton. Kondisi ini disebabkan karena pembelajaran secara tradisional dilakukan dengan cara yang dipimpin oleh guru (teacher-centered learning). Tujuan penelitian ini untuk memberikan pemaparan tentang konsep pembelajaran STEAM pada proses berfikir tingkat tingga ( HOTS) para siswa di lembaga sekolah dasar. Metode penelitan yang digunakan yaitu metode kualitatif deskriptif mulai dari proses observasi langsung dan melakukan kajian studi pustaka. STEAM dan HOTS Keduanya mendorong siswa untuk berbuat lebih banyak dan sama-sama memiliki konsep kebutuhan sumber daya manusia yang sama di era digital dan revolusi industri 4.0 dan 5.0. Keterampilan berpikir tingkat tinggi diperoleh dari pengalaman siswa mengikuti pembelajaran, sehingga siswa dapat membangun pengetahuan tentang dirinya sendiri, sehingga sadar akan pembelajaran tersebut. Jenis pembelajaran ini menghasilkan siswa yang mampu mengembangkan dan memperoleh keterampilan berpikir dengan kritis dan menyelesaikan masalah sederhana.
Copyrights © 2024