Penelitian ini mengkaji efektivitas program psikoedukasi yang melibatkan orang tua dan guru dalam upaya mencegah dan mengontrol kecanduan gadget pada Anak Usia Dini (AUD) di Raudhatul Athfal (RA) Al Ghozali, Porong, Sidoarjo. Latar belakang masalah ini adalah meningkatnya penggunaan smartphone yang tidak terkontrol pada AUD, menimbulkan kekhawatiran akan dampak negatifnya terhadap perkembangan anak, diperparah dengan kurangnya pemahaman dan koordinasi antara orang tua dan guru. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan orang tua dan guru, observasi langsung, serta analisis dokumen di RA Al Ghozali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program psikoedukasi berhasil meningkatkan pengetahuan dan pemahaman orang tua serta guru mengenai risiko kecanduan gadget dan strategi pencegahannya. Implikasinya terlihat pada perubahan sikap dan perilaku positif orang tua dalam menetapkan batasan waktu, menyediakan aktivitas alternatif, dan menjadi role model. Guru juga menunjukkan implementasi strategi pengendalian yang lebih terstruktur di lingkungan RA dan menjalin komunikasi yang lebih baik dengan orang tua. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa kolaborasi aktif antara orang tua dan guru melalui psikoedukasi adalah strategi yang sangat efektif dalam mengontrol penggunaan smartphone pada AUD, sehingga secara signifikan mengurangi indikasi kecanduan gadget dan mendukung perkembangan holistik anak di era digital.
Copyrights © 2025