Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis semiotika dalam ritual kando nipi daat. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori semiotika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, berusaha menganalisa dan berartikan makna dari objek yang diteliti berdasarka fakta di lapangan. Data dikumpulkan dengan menggunakan informan kunci. Data dalam penelitian ini adalah menggunakan data primer dan data sekunder yang dikumpulkan melalaui wawancara mendalam dan observasi lapangan. Teknik analisis data yang digunakan adalah menggunakan model analisis semiotika Charles Sanders Peirce. Teknik yang digunakan ini adalah teknik observasi, teknik wawancara, teknik dokumentasi, dan teknik rekam. Hasil penelitian ini menunujukan bahwa semiotika dalam ritual Kando Nipi Da’at pada masyarakat Perang, Desa Ngampang Mas, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur, bermakna sebagai berikut: (1) watu naga (batu pelindung), (2) ruhak manuk, kala raci dan rongko (sesajian), (3) tanged an loce (bantal dan tikar, (4) manuk nenik (peralatan), (5) darah manuk (darah ayam), (6) urat manuk (urat ayam), (7) hang leleng (nasi panas).
Copyrights © 2024