Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat alat penilaian untuk pembelajaran membaca yang bermuatan etika budaya. Untuk mengetahui kemampuan peserta didik dalam hal kognitif, psikomotorik, dan afektif, evaluasi pembelajaran sangat penting. Kurikulum tidak memiliki komponen yang didedikasikan untuk mengukur proses membaca, tetapi penilaian proses, performa, dan produk semuanya dapat dilakukan dalam pembelajaran membaca. Selain itu, menggunakan etika budaya sebagai sarana pembelajaran dapat membantu mempertahankan budaya lokal di era globalisasi. Nilai-nilai budaya lokal dapat digunakan untuk membangun karakter siswa. Studi ini menggunakan model pengembangan 4 D, yang terdiri dari tahap definisi, desain, pengembangan, dan penyebaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik dapat mempertahankan nilai-nilai budaya lokal sambil meningkatkan kemampuan membaca mereka.
Copyrights © 2024