Latar belakang penelitian ini ialah adanya hubungan yang harmonis antara para pengurus masjid An-Nur Asmil Surakarta meski antar pengurus masjid berbeda latar belakang organisasi Islamnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana komunikasi dialogis yang terjadi antar pengurus masjid An-Nur Asmil Banjarsari Surakarta sehingga menciptakan hubungan yang harmonis meskipun antar pengurus terdiri dari berbagai ormas Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukan bahwa para pengurus masjid An-Nur Asmil saat melakukan komunikasi dialogis berpedoman pada tujuan utama dibangunnya masjid, yaitu untuk semua masyarakat tanpa melihat ormas Islamnya atau golongannya. Dari pedoman inilah para pengurus masjid saat berdialog mengesampingkan ego jika ada permasalahan dan mencari persamaan di antara perbedaan seperti perbedaan dalam praktik keagamaan. Sehingga terjadilah saling mendengarkan untuk saling memahami, saling menghargai, dan saling mengalah jika ada permasalahan yang dinilai rumit.
Copyrights © 2024