Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

DIALOG DAN MEDIASI: PERSPEKTIF KOMUNIKASI KONFLIK DALAM STRATEGI MANAJEMEN KONFLIK (Studi Fenomenologi terhadap Konflik Perguruan Pencak Silat di Madiun – Jawa Timur) Widiyowati, Estu; Kriyantono, Rachmat; Prasetyo, Bambang Dwi
CHANNEL Jurnal Komunikasi Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.037 KB)

Abstract

IntisariKonflik di Madiun yang terjadi antara perguruan pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate dengan Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda tergolong ke dalam konflik masyarakat. Konflik terjadi secara berulang pada dua waktu yaitu terjadi pada Bulan Suro dan terjadi dalam keseharian anggota perguruan. Perspektif komunikasi konflik memberikan sudut pandang bahwa dialog dan mediasi menjadi strategi manajemen konflik yang efektif digunakan dalam mengelola konflik masyarakat. Namun, dalam fenomena konflik perguruan pencak silat yang terjadi di Madiun, dialog dan mediasi belum mampu mengelola konflik secara keseluruhan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi proses manajemen konflik yang telah dilakukan oleh jajaran pengurus perguruan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode fenomenologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua faktor utama yang menghambat proses dialog dan mediasi, yaitu adanya pengaruh dari kepentingan politik dan ekonomi, sosialisasi kebijakan yang belum menyeluruh, dan proses pengelolaan konflik yang bersifat kondisional. Terwujudnya efektifitas proses dialog dan mediasi didorong oleh faktor netralitas pihak yang berkonflik, pemberdayaan komunitas, dan program kerja yang berkelanjutan.Kata Kunci: Konflik Masyarakat, Manajemen Konflik, Komunikasi Konflik
Model Manajemen Konflik Berbasis Kearifan Lokal: Konflik Perguruan Pencak Silat Di Madiun – Jawa Timur Widiyowati, Estu; Kriyantono, Rachmat; Prasetyo, Bambang Dwi
Komunikator Vol 10, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jkm.101004

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemaknaan peran nilai kearifan lokal dalam proses manajemen konflik dan untuk memetakan model manajemen konflik yang sesuai dengan nilai kearifan lokal masyarakat Madiun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode fenomenologi. Pemilihan informan dilakukan dengan menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai budaya Jawa sebagai nilai kearifan lokal masyarakat Madiun yang ole anggota perguruan dimaknai sebagai pedoman idup utama, maka proses manajemen konflik juga harus berpedoman pada nilai kearifan lokal yang bertujuan untuk mewujudkan perdamaian jangka panjang. Pemetaan model manajemen konflik dilakukan dengan berpedoman pada nilai etika Jawa, hamemayu hayuning bawono, dan mangan ora mangan anggere kumpul. Pemetaan model manajemen konflik berdasarkan pada nilai kearifan lokal dapat menunjukkan bahwa ketokohan merupakan karakteristik utama dari model manajemen konflik di Madiun, khususnya dalam mengelola konflik masyarakat.Kata Kunci: Pencak Silat, Manajemen Konflik, Budaya Jawa,  Perspektif Komunikasi Asia
DIALOG DAN MEDIASI: PERSPEKTIF KOMUNIKASI KONFLIK DALAM STRATEGI MANAJEMEN KONFLIK (Studi Fenomenologi terhadap Konflik Perguruan Pencak Silat di Madiun – Jawa Timur) Estu Widiyowati; Rachmat Kriyantono; Bambang Dwi Prasetyo
CHANNEL: Jurnal Komunikasi Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.037 KB) | DOI: 10.12928/channel.v6i1.10210

Abstract

IntisariKonflik di Madiun yang terjadi antara perguruan pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate dengan Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda tergolong ke dalam konflik masyarakat. Konflik terjadi secara berulang pada dua waktu yaitu terjadi pada Bulan Suro dan terjadi dalam keseharian anggota perguruan. Perspektif komunikasi konflik memberikan sudut pandang bahwa dialog dan mediasi menjadi strategi manajemen konflik yang efektif digunakan dalam mengelola konflik masyarakat. Namun, dalam fenomena konflik perguruan pencak silat yang terjadi di Madiun, dialog dan mediasi belum mampu mengelola konflik secara keseluruhan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi proses manajemen konflik yang telah dilakukan oleh jajaran pengurus perguruan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode fenomenologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua faktor utama yang menghambat proses dialog dan mediasi, yaitu adanya pengaruh dari kepentingan politik dan ekonomi, sosialisasi kebijakan yang belum menyeluruh, dan proses pengelolaan konflik yang bersifat kondisional. Terwujudnya efektifitas proses dialog dan mediasi didorong oleh faktor netralitas pihak yang berkonflik, pemberdayaan komunitas, dan program kerja yang berkelanjutan.Kata Kunci: Konflik Masyarakat, Manajemen Konflik, Komunikasi Konflik
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENULISAN KARYA ILMIAH PADA MAHASISWA ANGGOTA FORDIS Fikriana Mahar Rizqi; Maya Sekar Wangi; Estu Widiyowati
Dharmakarya Vol 11, No 1 (2022): Maret, 2022
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v11i1.38015

Abstract

Fordis merupakan suatu forum diskusi yang dibentuk tahun 2020. Forum ini beranggotakan mahasiswa Ilmu Komunikasi dengan tujuan untuk membentuk dan menjaga 3 tradisi mahasiswa yakni tradisi membaca, menulis dan berdiskusi di Universitas Slamet Riyadi (Unisri). Ketiga tradisi tersebut penting karena memberikan mahasiswa posisi sebagai pengawas dengan mengekspos kebijakan penguasa dari kacamata mahasiswa dan teori-teori. Fordis setidaknya telah ikut serta dalam mewujudkan dan menjaga tradisi membaca dan diskusi. Anggota Fordis ingin mengembangkan hasil diskusi yang selama ini dilakukan ke dalam karya tulis ilmiah agar bisa dipublikasikan. Permasalahan mereka ada di kurangnya pengetahuan dan kemampuan dalam kepenulisan. Solusi yang ditawarkan atas permasalahan tersebut adalah dengan proses edukasi dengan metode pelatihan dan pendampingan karya tulis ilmiah selama enam bulan. Tujuan dari pelatihan ini adalah membantu anggota Fordis agar dapat menggunakan kemampuan dalam bidang penulisan karya ilmiah dalam kehidupannya sebagai civitas akademika, berupa proposal, esai dan jurnal. Hasilnya adalah mahasiswa mampu membuat proposal Program Kreativitas Mahasiswa Wira Desa dan esai yang dipublikasikan. Program ini bisa dikatakan berhasil karena mampu menghasilkan luaran karya ilmiah berupa proposal dan esai. Adapun jurnal belum berhasil terealisasikan sehingga diharapkan program ini bisa dilanjutkan di tahun berikutnya.
PELATIHAN PENINGKATAN KAPASITAS PUBLIC SPEAKING PADA SISWA MADRASAH ALIYAH NEGERI 1 SURAKARTA Sihabuddin Sihabuddin; Estu Widiyowati
AMALIAH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 6 No. 1 (2022): Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LP2M UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v6i1.1385

Abstract

Public speaking merupakan keterampilan yang wajib dimiliki oleh siapapun, karena keterampilan ini dibutuhkan di semua bidang kehidupan. Di zaman global seperti saat ini keterampilan public speaking tetap dibutuhkan meski keterampilan lain banyak yang digantikan oleh kemajuan teknologi. Oleh karena itu, kegiatan ini mengambil tema peningkatan kapasits public speaking dan memilih siswa sekolah, karena sekolah merupakan tempat yang efektif untuk belajar. Sekolah yang dipilih adalah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Surakarta. Dipilihnya MAN 1 Surakarta karena sekolah ini memiliki banyak prestasi namun masih banyak siswanya yang tidak menguasai public speaking baik secara konsep maupun praktik. Kegiatan ini dikemas dengan seminar dan pelatihan dengan praktik langsung para peserta di hadapan pemateri. Adapun materi yang diberikan adalah komunikasi efektif terlebih dahulu kemudian dilanjutkan pada materi inti yaitu public speaking. Pelatihan ini berjalan sangat efektif, hal ini bisa dilihat dari antusias para peserta untuk bertanya dan melakukan praktik public speaking secara langsung di hadapan pemateri.
Gotong – Royong: Bentuk Komunikasi Sosial Antar Umat Beragama di Surakarta dalam Mewujudkan Masyarakat Madani Estu Widiyowati
Jurnal Ilmu Komunikasi PROGRESSIO Vol 4, No 1 (2023): Maret
Publisher : Jurnal Ilmu Komunikasi PROGRESSIO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52429/progressio.v4i1.1057

Abstract

The value of mutual cooperation is able to build and strengthen community social relations, solidarity, and mass mobilization to create social change. This article tries to study the role of the value of mutual cooperation in realizing civil society, especially in a community environment that has religious diversity. This study is important to analyze the role of local wisdom to build civil society in the life of religious people. This research uses an interpretive paradigm to examine the way society creates and maintains its social world. The result of this research is that mutual cooperation reflects moral ethics in people's lives, the value of mutual cooperation still has an existence and has the opportunity to continue to experience the development of forms in the life of urban communities, and mutual cooperation is able to build an attitude of tolerance and social integration as the main capital for realizing civil society.
Model Manajemen Konflik Berbasis Kearifan Lokal: Konflik Perguruan Pencak Silat Di Madiun – Jawa Timur Estu Widiyowati; Rachmat Kriyantono; Bambang Dwi Prasetyo
Komunikator Vol 10, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jkm.101004

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemaknaan peran nilai kearifan lokal dalam proses manajemen konflik dan untuk memetakan model manajemen konflik yang sesuai dengan nilai kearifan lokal masyarakat Madiun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode fenomenologi. Pemilihan informan dilakukan dengan menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai budaya Jawa sebagai nilai kearifan lokal masyarakat Madiun yang ole anggota perguruan dimaknai sebagai pedoman idup utama, maka proses manajemen konflik juga harus berpedoman pada nilai kearifan lokal yang bertujuan untuk mewujudkan perdamaian jangka panjang. Pemetaan model manajemen konflik dilakukan dengan berpedoman pada nilai etika Jawa, hamemayu hayuning bawono, dan mangan ora mangan anggere kumpul. Pemetaan model manajemen konflik berdasarkan pada nilai kearifan lokal dapat menunjukkan bahwa ketokohan merupakan karakteristik utama dari model manajemen konflik di Madiun, khususnya dalam mengelola konflik masyarakat.Kata Kunci: Pencak Silat, Manajemen Konflik, Budaya Jawa,  Perspektif Komunikasi Asia
Pola Komunikasi Interpersonal Guru Dan Siswa Berkebutuhan Khusus Dalam Membentuk Rasa Percaya Diri Di Yayasan Sekolah Luar Biasa (SLB) Anugerah Colomadu Bahari, Puspalangit Pratika; Riyanto, Buddy; Widiyowati, Estu
Solidaritas Vol 7 No 2 (2023): Solidaritas
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan luar biasa bisa dikatakan sebagai pendidikan dengansuatu sistem yang memberikan layanan kepada pendidikan anakberkebutuhan khusus yang belajar bersama dengan anak sebayanya disekolah umum. Sekolah ini merupakan satu dari dua sekolah luar biasa diColomadu. Dalam proses kegiatan pemberian materi dan pengajaran ,guru akan lebih ditantang dalam memberikan cara khusus untuk dapatmengatasi bermacam bentuk kelainan perilaku yang akan muncul, agarmateri yang telah diberikan dapat diterima. Komunikasi interpersonaljuga merupakan alat efektif jenis penelitian deskriptif dengan metodekualitatif, dimaksud untuk membuat deskripsi , gambaran secarasistematis , faktual dan akurat mengenai suatu objek, suatu kondisi sertafenomena yang diselidiki.pola komunikasi interpersonal guru dan siswabekebutuhan khusus menggunakan pola komunikasi primer denganmenggunakan lambang verbal dan non verbal seperti menggunakanbahas lisan dengan pengucapan yang pelan – pelan ( bahasa oral ) dangerakan tubuh (mimik wajah) secara tatap muka langsung dengan parasiswa berkebutuhan khusus.Komunikasi guru dan anak berkebutuhankhusus adalah model interaktif dengan menggunakan media interaktifyang dapat menciptakan suasana kelas yang menyenangkan tidakmembosankan dan kondusif yang dimana proses komunikasi guru dansiswa terjadi umpan balik , jika guru bertanya siswa dapat memberikanrespon mengerti atau tidak mengerti maksud dari yang telah disampaikanoleh guru. Melalui pola komunikasi primer dan model interaktif inilahguru dapat cukup efektif dalam membentuk rasa percayadiri siswaberkebutuhan khusus lewat pola komunikasi interpersonal yangdilakukan secara terus menerus saat proses pembelajaran agar dapatmembantu siswa berlatih mengembangkan percaya diri dan bertambahkosa kata , berani berdiskusi dengan teman yang lain ,memungkapkanperasaaan yang mereka rasakan serta menjeaskan ulang materi yangdisampaikan , dan berani berkomunikasi dengan orang lain dilingkungankeluarga dan masyarakat.Kata kunci : Komunikasi Interpersonal, Anak Berkebutuhan Khusus,SekolahLuar Biasa,Guru, Percaya Diri
Akomodasi Komunikasi pada Mahasiswa Sumatera dengan Mahasiswa Suku Jawa di Surakarta: (Studi pada Mahasiswa Sumatera di Universitas Slamet Riyadi) Amelia, Kurnia; Riyanto, Buddy; Widiyowati, Estu
Solidaritas Vol 8 No 1 (2024): Solidaritas
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Slamet Riyadi University is a university that is the choice of overseas students from Sumatra to pursue education, even though it is far from their home area. As immigrants with different cultural backgrounds, they need to be able to adjust to the surrounding environment. Therefore, Sumatra students need communication accommodations to build good relationships with Javanese students. This research aims to describe the communication accommodations of Sumatra students with Javanese students in Surakarta city. This research uses Howard Giles' Theory of Communication Accommodation by examining convergence, divergence, and over-accommodation. This type of research is descriptive-qualitative, which describes the facts in the field with interview and observation techniques. The object of this research is Sumatra students at Slamet Riyadi University. The results showed that most of the Sumatran students made adjustments by convergence by adopting some Javanese language and adjusting to Javanese cultural norms, but a small number of Sumatra students made adjustments by divergence by emphasizing cultural identity such as speaking style and culture in Sumatra. Keywords: Communication accommodation, Sumatra students, Intercultural communication
AKTIVITAS KOMUNIKASI PEMASARAN DINAS PARIWISATA KOTA SURAKARTA DALAM MENINGKATKAN POTENSI KUNJUNGAN WISATA BUDAYA DI KOTA SURAKARTA PASCA PANDEMI TAHUN 2019-2022 MELALUI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM Bunga Sabatani, Clarisa Fanindia; Hindra Hastuti, Nurnawati; Widiyowati, Estu
Solidaritas Vol 8 No 1 (2024): Solidaritas
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Surakarta City is a cultural tourism city that presents many historical places that have the potential to become tourist sites and one of the cities in Indonesia that is interesting to visit. The presence of various cultural tourism and traditions characterize the city of Surakarta. The purpose of this research is to find out the marketing communication strategy at the Surakarta City Culture and Tourism Office towards the development of cultural tourism to increase tourist visits. This research uses Push Strategy which aims to increase the quantity and quality of tourism products and improve services (Public Relations Strategy in Tourism Promotion, 2018, p. 399). This type of research is descriptive qualitative, determining sources in this study using observation and interview methods. The resource person in this research is one who is engaged in the Tourism Marketing Sub-Coordinator. The results in this study are positive regarding the increase in the number of tourist visit data after the Covid-19 pandemic because it has succeeded in achieving increased data. The conclusion of marketing communication activities carried out by the Surakarta City Culture and Tourism Office on Instagram social media through Influencers and Events can increase cultural tourism visits in Surakarta City. Positive suggestions for marketing communication strategies carried out by the Surakarta City Culture and Tourism Office need to develop IT experts so as to increase creative content so that it can attract potential tourists. Keywords: Surakarta City Culture and Tourism Office, Marketing Communication Strategy, Instagram Social Media