Studi ini mengevaluasi efektivitas metode watermarking dalam menyembunyikan informasi rahasia pada citra digital menggunakan Discrete Cosine Transform (DCT) dan Singular Value Decomposition (SVD). Pendekatan ini penting untuk menjaga keamanan dan hak cipta dalam era digital. Penggunaan DCT memungkinkan penyematan watermark tanpa mengorbankan kualitas visual citra. Hasil evaluasi menggunakan Mean Squared Error (MSE) menunjukkan bahwa citra Lena.bmp mencapai nilai MSE terendah pada Level 1 dengan 0.075, sementara Peppers.png memiliki nilai MSE terendah pada Level 1 dengan 0.0083, dan Baboon.jpg pada Level 1 dengan 0.0097. Pada sisi lain, hasil evaluasi menggunakan Peak Signal-to-Noise Ratio (PSNR) menunjukkan bahwa nilai PSNR tertinggi tercatat pada Level 1 untuk ketiga citra dengan nilai 48.17 dB. Temuan ini menunjukkan bahwa metode watermarking yang diterapkan menggunakan DCT dan SVD berhasil dalam menyematkan informasi rahasia pada citra digital dengan tingkat preservasi kualitas yang tinggi.
Copyrights © 2024