Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal)
Vol. 3, No. 4

Pemberian ASI Segera pada Bayi Baru Lahir

Amalia, Linda (Unknown)



Article Info

Publish Date
25 Feb 2009

Abstract

Angka Kematian Bayi (AKB) Indonesia masih yang tertinggi di ASEAN dengan penyebab utama kematian adalah penyakit infeksi saluran nafas dan diare yang dapat dicegah. Pencegahan dilakukan antara lain dengan pemberian ASI secara benar, termasuk inisiasi pemberian ASI dalam 30 menit pertama setelah lahir. Pemberian ASI segera dapat mempertahankan kadar hormon prolaktin dan mencegah pemberian makanan pralakteal. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran dan determinan pemberian ASI segera pada bayi baru lahir di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Cianjur tahun 2007. Desain penelitian adalah potong lintang. Pengumpulan Sampel 92 orang ibu post partum yang melahirkan di RSUD Kabupaten Cianjur yang dipilih dengan cara convenience sampling. Pemberian ASI segera pada bayi baru lahir (30%) rendah. Pada analisis multivariat ditemukan bahwa faktor yang paling dominan berhubungan dengan pemberian ASI segera pada bayi baru lahir adalah perilaku penolong persalinan. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan untuk meningkatkan pengetahuan manfaat kolostrum dan pemberian susu segera, mendorong penolong persalinan memfasilitasi pemberian Asi segera dan menyempurnakan tata laksana rumah sakit yang mendukung pemberian ASI segera. Infant Mortality Rate in Indonesia is the highest in ASEAN with Acute Respiratory Tract Infection and diarrhea as major causes of death. One mean of prevention is by providing breastmilk appropriately including immediate breastfeeding within the first 30 minutes after birth. Immediate breastfeeding could help maintain prolactin hormone level and prevent prelacteal feeding. This study aims ait describing the situation and determinants of immediate breastfeeding among newborn infants in Cianjur District General Hospital in 2007. Design of the study was cross-sectional and 92 subjects (post-partum mothers) were selected through convenience sampling method. The study found that the rate of immediate breastfeeding was quite low (30%). Multivariate analysis shows that the most dominant factor related to immediate breastfeeding practice was the practice of birth attendant. It is suggested to improve knowledge about benefits of colostrum and immediate breastfeeding, support birth attendant to facilitate immediate breastfeeding practice and improve hospital management system related to immediate breastfeeding practice.

Copyrights © 2009






Journal Info

Abbrev

publication:kesmas

Publisher

Subject

Health Professions Public Health

Description

The focus of Kesmas is on public health as discipline and practices related to preventive and promotive measures to enhance the public health through a scientific approach applying a variety of technique. This focus includes areas and scopes such as Biostatistics, Environmental Public Health, ...