Fly rock adalah fenomena berbahaya dalam operasi peledakan yang dapat menimbulkan risiko bagi keselamatan dan lingkungan. Fenomena ini terjadi ketika material hasil peledakan terlempar jauh akibat faktor seperti geometri peledakan, jenis bahan peledak, dan kondisi geologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jarak lemparan fly rock, mengidentifikasi faktor dominan yang mempengaruhinya, serta merekomendasikan radius aman peledakan. Pengambilan data dilakukan melalui sepuluh kali peledakan dengan mengumpulkan koordinat lubang bor menggunakan GPS Garmin 64s, serta data berat, titik jatuh, dan jarak fly rock. Data sekunder berupa perencanaan peledakan dan peta daerah penelitian. Pengolahan data menggunakan ArcGIS dan Microsoft Excel untuk menentukan jarak lemparan fly rock, diikuti dengan analisis faktor dominan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tinggi stemming berpengaruh signifikan terhadap jarak fly rock"”semakin tinggi stemming, semakin kecil jarak lemparan. Metode perhitungan terbaik diperoleh dari rumus Cratering dengan korelasi 0,7534. Berdasarkan teori RL Ash, nilai stemming optimal adalah 2,23 m, menghasilkan jarak fly rock prediksi 67,71 m. Dengan demikian, radius aman dapat dikurangi menjadi 135,42 m.
Copyrights © 2025