World Health Organitation (WHO) melaporkan bahwa prevalensi balita yang mengalami gangguan pertumbuhan dan perkembangan mencapai 28,7% dan Indonesia merupakan negara ketiga sebagai negara dengan prevalensi tertinggi di kawasan Asia Tenggara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua, aktivitas bermain dan penggunaan gadget dengan perkembangan sosial anak prasekolah di TK Khalifah Depok Tahun 2025. Desain penelitian dengan cross sectional, variabel independen (pola asuh orang tua, aktivitas bermain dan lama penggunaan gadget) dan variabel dependen (perkembangan sosial pada anak prasekolah). Populasi penelitian ini anak usia 5 sampai 6 tahun berjumlah 106 responden. Teknik sampling yang digunakan yaitu probability sampling dengan jumlah sampel 105 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan sebagian besar orang tua menerapkan pola asuh demokratis (57,1%), sebagian kecil anak memiliki aktivitas bermain pasif (21%) dan hampir setengah anak menggunakan gadget dengan kategori sedang (51,4%). Sebagian besar anak memiliki perkembangan sosial baik (76,2%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan ada hubungan antara pola asuh dengan perkembangan sosial p < 0,001 (sig≤0,01), ada hubungan aktivitas bermain dengan perkembangan sosial p < 0,001 (sig≤0,01) dan ada hubungan lama penggunaan gadget dengan perkembangan sosial p
Copyrights © 2025