Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya literasi dini sebagai fondasi dalam pengembangan kecerdasan emosional anak usia dini. Literasi tidak hanya melibatkan kemampuan mengenal huruf dan membaca, tetapi juga mencakup keterampilan berbahasa yang mendukung anak dalam memahami, mengekspresikan, dan mengelola emosinya secara sehat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi kegiatan literasi dini dan dampaknya terhadap perkembangan kecerdasan emosional anak usia dini di TK Al-Ummah Galih Pawarti Baleendah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru kelas, serta peserta didik usia 4-6 tahun. Data dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan dengan validitas diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan literasi dini melalui kegiatan membaca nyaring, bercerita, dan diskusi kelompok memberikan kontribusi signifikan terhadap perkembangan kecerdasan emosional anak. Anak-anak yang terlibat aktif dalam aktivitas literasi cenderung lebih mampu menyampaikan perasaan, menunjukkan empati, serta mengelola konflik secara verbal. Sebaliknya, anak yang kurang mendapatkan stimulasi literasi menunjukkan kesulitan dalam mengenali dan mengungkapkan emosi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi literasi dini yang konsisten dan kontekstual dapat menjadi sarana efektif dalam mendukung perkembangan emosional anak usia dini secara menyeluruh
Copyrights © 2025