Penelitian ini menganalisis pengaruh inflasi, BI Rate, pandemi Covid-19, dan Non Performing Loan (NPL) terhadap simpanan masyarakat di Indonesia menggunakan data kuartalan periode 2018-2025 dengan metode Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, seluruh variabel berpengaruh signifikan. Secara parsial, inflasi, BI Rate, dan NPL ditemukan berpengaruh negatif dan signifikan, di mana NPL menjadi faktor dengan pengaruh terkuat yang merefleksikan pentingnya kepercayaan deposan. Sebaliknya, pandemi Covid-19 berpengaruh positif dan signifikan, yang mengonfirmasi adanya peningkatan simpanan akibat motif berjaga-jaga (precautionary saving) dan tabungan paksa (forced saving) selama krisis.
Copyrights © 2025