Abstrak Guru memiliki peran sentral dalam menentukan mutu pendidikan di sebuah sekolah. Di lingkungan Sekolah Dasar Islam, guru dituntut untuk menyampaikan materi pelajaran umum sekaligus pendidikan agama secara bersamaan. Untuk menjalankan tugas tersebut secara optimal, guru memerlukan tingkat kesejahteraan subjektif yang memadai. Kesejahteraan subjektif yang tinggi memungkinkan guru bekerja secara profesional dan menunjukkan kompetensi yang baik. Namun, kenyataannya banyak guru menghadapi tantangan dalam mencapai kesejahteraan subjektif yang ideal. Salah satu faktor yang dapat mendukung kesejahteraan tersebut adalah adanya dukungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejauh mana dukungan sosial berpengaruh terhadap kesejahteraan subjektif guru di salah satu Sekolah Dasar Islam. Penelitian melibatkan 30 guru sebagai sampel, yang merupakan keseluruhan populasi guru di sekolah tersebut. Pengumpulan data dilakukan menggunakan dua skala pengukuran, dan analisis data menggunakan metode regresi non-linear eksponensial. Hasil analisis menunjukkan bahwa dukungan sosial memberikan pengaruh sebesar 79,1% terhadap kesejahteraan subjektif guru, dengan tingkat signifikansi 0,000 (< 0,05) dan model persamaan Y = 22,193+0,008x. Temuan ini mendukung hipotesis bahwa dukungan sosial memiliki kontribusi signifikan terhadap kesejahteraan subjektif guru di Sekolah Dasar Islam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dukungan sosial merupakan aspek krusial dalam meningkatkan kesejahteraan subjektif guru. Oleh karena itu, pihak sekolah dan pemangku kebijakan pendidikan perlu memperhatikan dan memperkuat sistem dukungan sosial di lingkungan kerja guru, baik melalui hubungan antar rekan kerja, dukungan dari pimpinan sekolah, maupun keterlibatan komunitas dan orang tua siswa. Dengan meningkatnya kesejahteraan subjektif, guru akan lebih mampu menjalankan peran mereka secara optimal, yang pada akhirnya berdampak positif terhadap kualitas pembelajaran dan perkembangan siswa. Abstract Teachers play a central role in determining the quality of education in a school. In Islamic elementary schools, teachers are required to deliver both general academic subjects and religious education simultaneously. To carry out this dual responsibility effectively, teachers need an adequate level of subjective well-being. High subjective well-being enables teachers to work professionally and demonstrate strong competence. However, in reality, many teachers face challenges in achieving optimal levels of subjective well-being. One of the factors that can support this well-being is social support. This study aims to examine the extent to which social support influences the subjective well-being of teachers in an Islamic elementary school. The research involved 30 teachers as participants, representing the entire teaching population at the school. Data were collected using two measurement scales, and analyzed using a non-linear exponential regression method. The results indicate that social support has a significant influence on teachers' subjective well-being, accounting for 79.1% of the variance, with a significance level of 0.000 (< 0.05) and a regression equation of Y = 22.193 + 0.008x. These findings support the hypothesis that social support contributes significantly to the subjective well-being of teachers in Islamic elementary schools. The results of this study highlight that social support is a crucial factor in enhancing teachers' subjective well-being. Therefore, school administrators and educational policymakers should pay greater attention to strengthening social support systems within the school environment. This can be achieved through fostering collegial relationships among teachers, providing support from school leadership, and encouraging active involvement from the community and parents. By improving teachers' subjective well-being, they will be better equipped to fulfill their roles effectively, ultimately leading to improved learning quality and student development.
Copyrights © 2025