Pembacaan dan penafsiran Alkitab seringkali dilakukan dengan cara yang berat sebelah, lebih memihak kepada laki-laki, sementara teks-teks penting untuk memahami perempuan diabaikan dalam gereja. Dalam budaya Batak yang kental dengan sistem patriarki, perempuan masih mengalami berbagai ketidakadilan termasuk dalam membaca Alkitab. Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mendorong pemahaman teks-teks Alkitab dari perspektif perempuan sehingga dapat menggali makna spiritual yang lebih inklusif dan relevan. Metode pelaksanaan meliputi seminar, studi kasus Alkitabiah dengan pendekatan hermeneutika feminis, serta diskusi dan refleksi kontekstual. Kegiatan dilaksanakan pada 21 Februari 2025 di HKBP Ressort Bongbongan, Distrik V Sumatera Timur. Hasil yang dicapai menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang peran perempuan dalam narasi Alkitab, kesadaran akan ketidakadilan gender dalam konteks budaya Batak, dan kemampuan membaca Alkitab dengan perspektif yang lebih kritis. Kegiatan ini telah berhasil menanamkan kesadaran kritis perempuan yang dapat menjadi gerakan transformasi sosial dalam masyarakat.
Copyrights © 2025