Carpal tunnel syndrome (CTS) merupakan gangguan pada pergelangan tangan yang muncul akibat aktivitas kerja dengan gerakan berulang pada posisi yang tidak ergonomis secara terus-menerus dalam jangka waktu lama, sehingga saraf medianus di pergelangan tangan mengalami penekanan atau terhimpit. Beberapa faktor yang mempengaruhi risiko CTS antara lain usia, jenis kelamin, dan aspek pekerjaan. Keluhan utama yang dirasakan pasien meliputi nyeri pada pergelangan tangan, sensasi kesemutan pada telapak tangan yang menjalar ke jari-jari. Penulisan ini menggunakan pendekatan studi kasus, dengan fokus pada penanganan pasien dan pengumpulan data melalui tindakan fisioterapi. Terapi yang diberikan berupa penggunaan Inframerah , Ultrasound , dan Latihan Terapi . Setelah dilakukan intervensi selama empat kali sesi, tampak adanya perbaikan pada pasien, seperti penurunan nyeri dan peningkatan kekuatan otot. Penanganan fisioterapi dengan kombinasi Inframerah , Ultrasound , dan latihan pada kasus Carpal Tunnel Syndrome Dextra terbukti efektif melalui empat kali pertemuan, terbukti membantu mengurangi rasa sakit, meningkatkan luas gerak sendi, serta memperkuat otot.
Copyrights © 2025