Penelitian ini bertujuan untuk menelaah konservatisme sebagai pendekatan pengukuran akuntansi melalui kajian literatur atas praktik pelaporan keuangan di Indonesia. Fokus utama penelitian ini adalah menganalisis peran konservatisme tidak hanya sebagai prinsip kehati-hatian dalam pelaporan, tetapi juga sebagai strategi manajerial yang memengaruhi kualitas dan tujuan pelaporan keuangan. Metode penelitian yang digunakan adalah systematic literature review (SLR) dengan menelaah 20 artikel akademik relevan yang diterbitkan antara tahun 1997 hingga 2024. Analisis dilakukan secara tematik dan komparatif terhadap literatur klasik dan kontemporer, dengan penekanan pada studi Murtianingsih dan Oktavia (2023) yang mengkaji konservatisme akuntansi pada perusahaan manufaktur di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konservatisme memiliki fungsi ganda, yakni sebagai mekanisme pelindung terhadap risiko pelaporan yang terlalu optimistis dan sebagai alat strategis untuk mengelola beban pajak perusahaan. Faktor insentif pajak terbukti berpengaruh signifikan terhadap penerapan konservatisme, sementara debt covenant dan political cost tidak berpengaruh berarti. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa konservatisme merupakan pendekatan pengukuran yang kontekstual dan multifungsional, sehingga penerapannya perlu diawasi agar tidak digunakan sebagai instrumen manipulatif, tetapi tetap mendukung transparansi dan akuntabilitas pelaporan keuangan di Indonesia.
Copyrights © 2025