Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis bagaimana konflik kepentingan memengaruhi efektivitas sistem pengendalian manajemen proyek, baik di sektor publik maupun swasta, serta mengidentifikasi strategi pengendalian yang mampu meminimalisir dampak negatifnya. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menelaah 30 artikel ilmiah yang terbit antara tahun 2019 hingga 2024, diperoleh dari basis data seperti Google Scholar, Connected Papers, dan Dimensions. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik kepentingan merupakan faktor utama yang melemahkan efektivitas sistem pengendalian manajemen proyek, khususnya pada tahap perencanaan dan pengadaan. Konflik ini muncul karena relasi personal, profesional, dan finansial antar pihak dalam proyek, serta lemahnya kebijakan deklarasi konflik dan pengawasan berbasis etika. Dampaknya antara lain pembengkakan biaya, keterlambatan waktu, dan penurunan kualitas hasil proyek. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa konflik kepentingan merupakan isu multidimensi yang memerlukan pendekatan komprehensif melalui penguatan aspek kelembagaan, etika, dan budaya organisasi agar sistem pengendalian manajemen proyek dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025