Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab keterlambatan sistem kinerja Purchasing pada PT. Usaha Saudara Mandiri serta merancang perbaikan sistem menggunakan pendekatan Data Flow Diagram (DFD). Metode penelitian yang digunakan adalah mixed methods dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Pendekatan kualitatif digunakan untuk memahami alur kerja dan interaksi antar divisi, sedangkan pendekatan kuantitatif digunakan untuk mengukur tingkat keterlambatan, kesalahan input, dan efisiensi proses pengadaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 1.546 Purchase Order (PO) yang diproses selama Oktober–Desember 2024, sebanyak 24,64% mengalami keterlambatan (delay) akibat proses persetujuan manual tanpa sistem notifikasi, dokumen yang tidak standar, dan kurangnya integrasi antar divisi. Setelah dilakukan perbaikan melalui penerapan sistem otomatis dan integrasi berbasis DFD, keterlambatan diproyeksikan menurun hingga 15%, serta meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses pengadaan. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa penerapan sistem terintegrasi dengan notifikasi otomatis berbasis DFD dapat mempercepat proses persetujuan, mengurangi kesalahan input, dan meningkatkan kinerja operasional Purchasing secara keseluruhan.
Copyrights © 2025