Perusahaan di masa depan tidak dapat menghindari kecenderungan pluralitas dan keberagaman angkatan kerja, khususnya tenaa kerja perempuan. Pekerja perempuan adalah bagian SDM yang pada saat ini penting untuk ditelaah oleh pihak manajemen karena perannya di masa depan akan memberikan kontribusi yang berarti. Data-data laju partisipasi angkatan kerja menurut jenis kelamin menunjukkan porsi pekerja perempuan tumbuh progresif dibandingkan pekerja laki-laki, sementara kebijakan/perlakuan atas peluang peran perempuan masih terdistorsi. Maka sebagai upaya membangun keterlibatan yang tinggi antar tenaga kerja, integrasi penuh serta tercapainya penghormatan-penghargaan yang sama, juga sikap saling belajar di antara pekerja (laki-laki - perempuan), pihak manajemen perlu memulai membangun visi melalui equal empolyment oportunity (EEO).
Copyrights © 1999