Tingginya angka kecemasan di kalangan usia muda merupakan isu krusial. Masa ini merupakan masa transisi dari remaja menuju dewasa. Pada masa ini, individu sering dihadapkan pada kebingungan arah hidup, tuntutan untuk menjadi mandiri, serta ekspektasi sosial yang kompleks, sehingga rentan mengalami krisis identitas dan kecemasan, suatu kondisi yang dikenal sebagai Quarter Life Crisis (QLC). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran self-compassion terhadap kecemasan pada individu yang mengalami QLC. penelitian melibatkan 101 responden yang dipilih melalui purposive dan convenience sampling. Hasil menunjukkan nilai R = 0,440 dan R² = 0,193, dengan koefisien beta -0,391 (p < 0,05), menandakan self-compassion berpengaruh negatif signifikan terhadap kecemasan. Artinya, semakin tinggi self-compassion, semakin rendah kecemasan individu. Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan intervensi berbasis self-compassion untuk membantu individu mengelola kecemasan selama menghadapi tantangan masa transisi menuju kedewasaan.
Copyrights © 2025