Perkembangan teknologi informasi telah memberikan kontribusi besar terhadap efisiensi dan efektivitas kerja manusia, namun juga membawa tantangan serius terhadap keamanan sistem informasi. Ancaman seperti phishing, malware, data breach, dan eksploitasi kerentanan pada jaringan komputer kini menjadi permasalahan global yang terus meningkat [1]. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ancaman, kerentanan, dan strategi penanggulangan dalam keamanan sistem informasi khususnya pada penggunaan perangkat komputer dan aplikasi berbasis internet. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan studi literatur dari berbagai sumber primer dan sekunder, termasuk jurnal ilmiah nasional dan artikel daring yang relevan [1]–[2]. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keamanan sistem informasi dipengaruhi oleh tiga komponen utama, yaitu manusia, teknologi, dan kebijakan organisasi [3]. Penerapan prinsip Confidentiality, Integrity, Availability (CIA), pemanfaatan kerangka kerja OWASP, serta audit keamanan dan peningkatan literasi digital terbukti efektif dalam mengurangi risiko serangan siber [4][5][1]. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam memperkuat strategi keamanan sistem informasi di Indonesia dan menjadi acuan bagi organisasi dalam menjaga keutuhan aset digitalnya.
Copyrights © 2025