Penyakit bulai merupakan salah satu kendala utama pada tanaman jagung di Indonesia. Pengendalian alternatif penyakit dikembangkan dengan penggunaan fungisida nabati. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kemampuan fraksi metanol ekstrak tanaman tunggalmaupun kombinasi dalam mengurangi penyakit bulai pada tanaman jagung. Penelitian dilaksanakan di halaman Gdan Laboratorium Ilmu Penyakit Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Lampung pada bulan Februari - Maret. Perlakuan disusun dalam rancangan acak kelompok (RAK) dengan delapan perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan terdiri atas ekstrak daun sirih, daun mimba, dan daun kelor. Data dianalisis dengan menggunakan analisis sidik ragam dan dilanjutkan dengan perbedaan nilai tengah antar perlakuan menggunakan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fraksi metanol ekstrak tanaman tunggal maupun kombinasi efektif menekan intensitas penyakit bulai, dan tidak ada perbedaan keefektifan terhadap ekstrak tanaman tersebut.
Copyrights © 2025