Transformasi digital dalam pendidikan menuntut integrasi kecerdasan buatan (AI) yang didukung literasi digital kuat untuk menciptakan pembelajaran kontekstual bermakna di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana literasi digital berbasis AI dapat memperkuat pembelajaran kontekstual melalui systematic literature review terhadap publikasi ilmiah dari database Google Scholar, ERIC, Scopus, dan Portal Garuda periode sepuluh tahun terakhir. Analisis tematik mengidentifikasi tiga dimensi utama: konsep literasi digital multidimensional mencakup aspek operasional, kognitif, dan sosial-emosional; implementasi AI melalui intelligent tutoring systems, adaptive learning, dan augmented reality yang mempersonalisasi pembelajaran; serta integrasi keduanya dalam pembelajaran kontekstual yang menciptakan ekosistem pembelajaran sinergis. Temuan menunjukkan literasi digital berfungsi sebagai enabler, AI sebagai amplifier, dan pembelajaran kontekstual sebagai framework pedagogis yang memberi makna. Tantangan implementasi meliputi keterbatasan infrastruktur, kesenjangan kompetensi guru, dan isu etis privasi data. Penelitian ini menghasilkan kerangka konseptual integratif yang menekankan pentingnya pendekatan holistik, kesiapan multi-level, dan peran guru sebagai fasilitator. Implikasi praktis mencakup pengembangan profesional guru, kebijakan kurikulum literasi digital terstandarisasi, dan penelitian empiris lanjutan untuk konteks Indonesia.
Copyrights © 2025