Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (SIMPUS) merupakan inovasi digital dalam pengelolaan pelayanan kesehatan yang bertujuan meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan akurasi data pada fasilitas kesehatan tingkat pertama. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi penerapan SIMPUS dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan di Puskesmas Lakawali, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan dipilih secara purposif dan terdiri atas kepala puskesmas, penanggung jawab program, operator SIMPUS, tenaga medis, dan pasien. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SIMPUS telah diimplementasikan dalam berbagai aspek pelayanan, namun belum terintegrasi secara menyeluruh di seluruh unit, seperti Unit Gawat Darurat (UGD) dan kamar bersalin. Hambatan utama yang diidentifikasi meliputi keterbatasan integrasi sistem antarunit serta belum optimalnya sistem penyimpanan data. Oleh karena itu, disarankan adanya peningkatan koordinasi lintas unit, pelatihan sumber daya manusia, dan penguatan manajemen sistem informasi guna mendukung pelayanan yang lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025