Permasalahan rendahnya pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi mendorong perlunya pemetaan tren literatur dan intervensi yang terarah. Penelitian ini menggunakan desain bibliometrik sistematis dengan pendekatan PRISMA. Sebanyak 856 artikel dipilih dari 3.020 publikasi (2019–2024) yang diambil melalui perangkat lunak Publish or Perish. Variabel yang dikaji meliputi pendidikan kesehatan reproduksi, pengetahuan remaja, dan jenis intervensi. Data dianalisis menggunakan VOSviewer untuk memvisualisasikan pola sitasi, kolaborasi penulis, dan klaster tematik. Temuan menunjukkan tiga tema utama: pendekatan metodologis (misalnya systematic review, evidence), konteks demografis (misalnya woman, child, Nigeria, Ethiopia), dan intervensi pendidikan (misalnya student, questionnaire, health education). Tema-tema ini menggambarkan fokus penelitian pada program berbasis sekolah, keterlibatan komunitas, dan penggunaan media digital untuk meningkatkan pengetahuan kesehatan reproduksi remaja. Studi ini menyimpulkan bahwa riset tentang pendidikan kesehatan reproduksi remaja semakin menekankan pada intervensi yang berbasis bukti, terstruktur, dan sensitif gender. Namun, isu-isu seperti hambatan budaya, remaja usia muda, dan ketimpangan regional masih kurang mendapat perhatian. Oleh karena itu, penelitian selanjutnya disarankan untuk menutup kesenjangan ini melalui pendekatan yang inklusif, kontekstual, dan kolaboratif, dengan mengintegrasikan aspek kesehatan mental serta keterlibatan keluarga.
Copyrights © 2025