Penelitian ini bertujuan untuk memahami makna kemandirian ekonomi bagi mahasiswa yang menjalankan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di lingkungan kampus. Fenomena meningkatnya jumlah mahasiswa pelaku UMKM menunjukkan adanya pergeseran paradigma dari ketergantungan ekonomi menuju kemandirian finansial yang berorientasi pada kreativitas dan inovasi. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi, penelitian ini menggali pengalaman subjektif mahasiswa dalam mengelola usaha sambil menjalankan peran akademiknya. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan mahasiswa yang aktif menjalankan UMKM di sekitar kampus serta observasi terhadap kegiatan usaha yang dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemandirian ekonomi bagi mahasiswa tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan menghasilkan pendapatan, tetapi juga sebagai bentuk aktualisasi diri, pembelajaran praktis, dan penguatan karakter kewirausahaan. Mahasiswa merasa lebih percaya diri, tangguh, dan mampu mengatur waktu antara kuliah dan bisnis. Selain itu, kemandirian ekonomi berperan penting dalam membangun mental produktif dan tanggung jawab sosial, karena mahasiswa terdorong menciptakan lapangan kerja kecil bagi teman sebayanya. Penelitian ini menegaskan bahwa UMKM mahasiswa berkontribusi terhadap penguatan ekosistem ekonomi kampus serta menciptakan budaya wirausaha yang berkelanjutan. Temuan ini diharapkan menjadi dasar bagi pihak kampus untuk merancang program pendampingan dan inkubasi bisnis yang lebih terarah dalam mendukung kemandirian ekonomi mahasiswa
Copyrights © 2025