Pendahuluan: Kelainan kongenital merupakan penyebab utama kematian bayi yang sering disebabkan oleh paparan zat teratogen seperti obat, bahan kimia, dan polutan. Penelitian ini bertujuan memetakan tren global penelitian teratogenik melalui analisis bibliometrik selama sepuluh tahun terakhir untuk mengetahui perkembangan topik, kontribusi penulis dan institusi, serta area penelitian yang masih kurang dieksplorasi. Tujuan: Mengetahui pemetaan bibliometrik guna mengidentifikasi tren penelitian terkait teratogenik dari waktu ke waktu. Mengetahui area-area penelitian yang masih kurang mendapatkan perhatian namun memiliki potensi besar untuk dieksplorasi lebih lanjut. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dan analisis bibliometrik. Alur penelitian mengikuti standar PRISMA 2020 untuk proses identifikasi, penyaringan, dan seleksi artikel ilmiah. Menggunakan 3 sumber data base yaitu PubMed, Cochrane, dan Dimensions Hasil: Dari 3.342 artikel yang diidentifikasi, sebanyak 621 memenuhi kriteria inklusi. Terjadi peningkatan signifikan publikasi lima tahun terakhir, terutama pada jurnal The Science of The Total Environment. Topik dominan meliputi nanoparticles, zebrafish, dan oxidative stress. Penulis produktif adalah Wang J, sementara institusi terbanyak berasal dari Amerika Serikat dan China dengan kontribusi negara berkembang masih rendah. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan meningkatnya perhatian global terhadap isu teratogenik, terutama dalam konteks toksikologi lingkungan dan kesehatan reproduksi. Dominasi penelitian masih berasal dari negara maju, menandakan perlunya peningkatan kolaborasi dan riset di negara berkembang. Hasil ini menjadi dasar untuk mengarahkan fokus penelitian pada topik yang belum banyak dikaji secara lokal maupun global.
Copyrights © 2025