Pendahuluan. Penelitian ini bertujuan untuk membahas prinsip dan tahapan yang dapat ditempuh perpustakaan universitas dalam menerapkan sistem manajemen mutu berdasarkan pengalaman UPT Perpustakaan USK dan E-Learning. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi referensi bagi perpustakaan lain yang tertarik untuk menerapkan sistem manajemen mutu .Metode penelitian. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis riil terhadap apa yang terjadi di lapangan. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan analisis dokumen data informasi terkait milik perpustakaan USK dan e-learning.Hasil dan Pembahasan. Penerapan sistem manajemen mutu SNI/ISO 9001:2015 di perpustakaan perguruan tinggi dapat dilakukan dengan mengacu pada tujuh prinsip utama dalam sistem manajemen mutu. Tujuh prinsip tersebut terdiri dari: fokus pelanggan, kepemimpinan, keterlibatan sumber daya manusia, pendekatan proses, perbaikan, pengambilan keputusan berbasis bukti, dan terakhir manajemen hubungan. Tahapan penerapan sistem manajemen mutu di perpustakaan terdiri dari empat tahap. Keempat tahap tersebut adalah pelatihan sistem manajemen mutu, penyusunan dokumen mutu, proses penerapan kesesuaian dengan standar, dan terakhir pengajuan sertifikasi sebagai bukti pengakuan. Kesimpulan. Perpustakaan yang berkomitmen menerapkan SMM akan memiliki keluaran kinerja yang jelas dan terukur yang akan dipantau, dianalisis, dan dievaluasi secara berkala. Penerapan SMM juga mendorong perpustakaan untuk terus berinovasi dalam melakukan perbaikan berkelanjutan sesuai dengan kebutuhan dan harapan pihak-pihak yang berkepentingan dengan memperhatikan risiko dan peluang. Oleh karena itu, jangan ragu untuk menerapkan SNI/ISO 9001:2015 di perpustakaan Anda.
Copyrights © 2025