Fenomena media sosial saat ini telah menjadikan TikTok sebagai ruang utama bagi generasi muda dalam mengekspresikan diri secara visual, estetik, dan dinamis. Salah satu tren yang menonjol adalah penggunaan efek Velocity, yakni teknik penyuntingan video dengan transisi cepat, ritme sinkron dengan musik, serta efek visual dramatis yang viral di kalangan Gen Z. Akun TikTok @yuukiituru menjadi representasi kuat dari tren ini, dengan jutaan pengikut dan engagement tinggi. Fenomena ini menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana publik, khususnya netizen Indonesia, merespons tren ini secara emosional dan opini melalui komentar-komentar di media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sentimen netizen terhadap tren visual Velocity yang diterapkan dalam konten akun @yuukiituru. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi non-partisipatif terhadap komentar publik, wawancara semi-terstruktur dengan pengguna aktif TikTok, serta studi pustaka untuk memperkuat landasan teoritis. Analisis data dilakukan melalui tiga tahap utama yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Validitas data dijaga melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu, serta melalui proses member check. Hasil yang diharapkan dari penelitian ini adalah teridentifikasinya pola sentimen netizen terhadap konten Velocity, baik berupa apresiasi, kejenuhan, maupun kritik. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan kajian media sosial berbasis visual dan kontribusi praktis bagi content creator, akademisi, serta pengambil kebijakan dalam memahami dinamika respon publik terhadap tren digital. Dengan demikian, penelitian ini memperkaya pemahaman mengenai hubungan antara estetika konten, algoritma distribusi, dan opini publik di era komunikasi digital.
Copyrights © 2025