Masa dewasa awal merupakan fase krusial dalam kehidupan individu terutama bagi wanita, karena dihadapkan pada berbagai tuntutan dan tanggung jawab yang dapat memicu stres serta tekanan psikologis, termasuk seperti fenomena quarter life crisis. Kondisi ini dapat berdampak pada tingkat psychological well being wanita usia dewasa awal. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain regresi untuk menguji pengaruh dua variabel bebas yaitu self compassion dan dukungan sosial terhadap satu variabel terikat yaitu psychological well being. Partisipan penelitian berjumlah 300 wanita berusia 18-40 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan meliputi Ryff’s Psychological Well Being Scales (PWB), Self Compassion Scale (SCS), dan Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS). Hasil menunjukkan bahwa self compassion dan dukungan sosial secara simultan berpengaruh signifikan terhadap psychological well being pada wanita usia dewasa awal dengan arah hubungan positif meskipun kekuatannya tergolong rendah hingga sedang. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa secara parsial self compassion dan dukungan sosial berperan terhadap psychological well being. Penelitian ini menunjukkan adanya implikasi pentingnya mengembangkan intervensi psikologis dengan secara bersamaan menumbuhkan self compassion dan dukungan sosial agar dapat meningkatkan psychological well being wanita usia dewasa awal.
Copyrights © 2025