Stroke merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan perubahan kondisi neurologis karena adanya penyumbatan atau pecahnya arteri pada aliran pembuluh darah ke otak. Kerusakan sel-sel otak pasca stroke dapat menyebabkan kelemahan otot dan gangguan keseimbangan yang berdampak pada aktivitas fungsional sehari-hari. Jika kelemahan otot dan gangguan keseimbangan tidak ditangani secara optimal, kondisi tersebut dapat menetap dan menyebabkan kecacatan jangka panjang, menambah beban psikologis dan ekonomi, baik bagi pasien, keluarga, maupun sistem pelayanan kesehatan. Dalam hal ini, Kombinasi terapi bobath dan aromaterapi lavender merupakan intervensi kombinasi rehabilitasi-komplementer yang dapat menjadi salah satu Solusi alternatif dari permasalahan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengaruh kombinasi bobath dan aromaterapi Lavender terhadap peningkatan kekuatan otot dan keseimbangan postural pasien pasca stroke. Metode penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen pre-post test dengan kelompok kontrol. Responden terdiri dari 29 orang kelompok intervensi dan 29 orang kelompok kontrol. Kelompok intervensi mendapatkan kombinasi terapi bobath dan aromaterapi Lavender secara bersamaan, dilakukan 2 kali seminggu selama 30-40 menit per sesi dalam 4 minggu sedangkan kelompok kontrol mendapatkan perawatan standar dari Rumah Sakit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kombinasi terapi bobath dan aromaterapi lavender memiliki pengaruh terhadap perbandingan 2 kelompok, yaitu peningkatan kekuatan otot kaki (p=0,000) dan keseimbangan postural (p=0,000) sehingga metode ini dapat diaplikasikan dalam program rehabilitasi
Copyrights © 2025