Pembelajaran biologi di sekolah menengah seringkali kurang kontekstual sehingga siswa mengalami kesulitan dalam memahami konsep secara mendalam dan relevan dengan lingkungan sekitar. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengembangkan modul ajar biologi berbasis potensi lokal berupa buah-buahan khas Desa Sumberjambe yang sesuai dengan prinsip Kurikulum Merdeka dan kebutuhan siswa di lingkungan agraris. Pengembangan modul dilakukan menggunakan model ADDIE secara sistematis melalui lima tahapan, yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Validasi ahli dilakukan untuk menilai kelayakan isi dan media modul, sedangkan uji coba terbatas di lapangan dilakukan untuk mengukur kemudahan pemahaman dan daya tarik modul bagi siswa. Hasil validasi menunjukkan modul ini layak digunakan dengan skor tinggi pada aspek kelayakan isi dan media pembelajaran. Uji coba terbatas mengindikasikan modul mudah dipahami dan menarik minat belajar siswa. Implementasi modul pada siswa kelas X SMA Baitul Azhar menghasilkan peningkatan hasil belajar yang signifikan dengan nilai N-Gain sebesar 0,63, yang tergolong sedang hingga tinggi. Selain itu, modul ini mampu meningkatkan keterlibatan dan motivasi belajar siswa, yang terlihat dari respon positif pada aspek tampilan visual, keterbacaan, serta kesesuaian materi dengan kebutuhan pembelajaran
Copyrights © 2025