Penelitian ini menganalisis makna kehilangan dalam lirik lagu 'Satu Bulan' karya Bernadya dan resepsi audiens Generasi Z terhadapnya. Musik, sebagai media interaktif, berperan dalam pembentukan identitas dan ekspresi isu sosial. Lagu 'Satu Bulan' relevan karena mengangkat tema kehilangan, kerinduan, dan keterpisahan emosional, yang banyak digunakan Generasi Z dalam unggahan media sosial. Generasi Z (lahir 1997-2012) selektif, ekspresif, dan responsif terhadap konten personal. Penelitian kualitatif ini menggunakan analisis resepsi Stuart Hall, berfokus pada tiga posisi decoding: dominan-hegemonik, negosiasi, dan oposisi. Hasil menunjukkan mayoritas Generasi Z menginterpretasikan lagu sebagai refleksi mendalam atas kehilangan personal (orang tua, anak, kekasih). Resepsi negosiasi menyesuaikan makna dengan konteks pribadi, sementara resepsi oposisi menolak makna dominan atau menginterpretasikannya secara berbeda (humor/kritis). Studi ini berkontribusi pada pemahaman hubungan musik dan identitas emosional generasi muda, serta peran musik sebagai media refleksi dan penyembuhan.
Copyrights © 2025