Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan ketinggian dataran terhadap nilai Feed Conversion Ratio (FCR) dan Mortalitas pada usaha peternakan ayam broiler. Penelitian ini dilaksanakan pada dua kandang yang berbeda, yakni kandang di dataran tinggi dan kandang di dataran rendah. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi dengan mengukur tingkat mortalitas dan FCR ayam boiler dengan umur 35 hari. Hasil Feed Conversion Ratio (FCR) ayam di kandang dataran tinggi, yaitu 1,6026 dan kandang di dataran rendah, yaitu 1,4086. Mortalitas di kandang dataran tinggi 0,841% dan kandang di dataran rendah 0,457%. Perbedaan dataran menghasilkan FCR dan mortalitas yang berbeda.
Copyrights © 2024