Penelitian ini menganalisis pengaruh korupsi terhadap kemiskinan di Indonesia selama periode 2001–2021, dengan mempertimbangkan variabel makroekonomi lain seperti Indeks Pembangunan Manusia (IPM), pengangguran, dan inflasi. Menggunakan data sekunder, penelitian ini menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa korupsi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemiskinan. Sebaliknya, IPM berpengaruh negatif dan signifikan. Pengangguran berpengaruh positif terhadap kemiskinan, sementara inflasi berpengaruh positif namun relatif lemah. Temuan ini menegaskan pentingnya kebijakan pemberantasan korupsi, investasi pada kualitas sumber daya manusia, penciptaan lapangan kerja, dan pengendalian inflasi untuk menurunkan kemiskinan di Indonesia.
Copyrights © 2024