Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompensasi dan lingkungan kerja terhadap kinerja guru di MI Assa’adatuddarain I Pamulang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Populasi terdiri dari 40 guru, dan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah pengambilan sampel jenuh, artinya seluruh populasi digunakan sebagai sampel. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tertutup dengan skala Likert, yang sebelumnya telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda, termasuk uji parsial (uji-t), uji simultan (uji-F), dan uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, kompensasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru, dengan nilai signifikansi 0,860 (> 0,05). Sementara itu, lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru, dengan nilai signifikansi 0,003 (< 0,05). Secara simultan, kompensasi dan lingkungan kerja bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru, dengan nilai signifikansi 0,001 (< 0,05). Implikasi dari penelitian ini menyoroti pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang mendukung sebagai strategi untuk meningkatkan kinerja guru. Temuan ini dapat dijadikan dasar untuk pembuatan kebijakan manajemen pendidikan yang berfokus pada pengembangan sumber daya manusia secara komprehensif.
Copyrights © 2025