Informasi harga tanah di wilayah pedesaan sangat dipengaruhi oleh variasi tutupan lahan, di mana harga tanah pada klasifikasi area lahan terbangun, ledokan, maupun hutan akan memiliki perbedaan. Informasi harga tanah yang umumnya diperoleh melalui metode sampling, sangat bergantung pada kemampuan petugas survei dalam mengidentifikasi harga tanah berdasarkan jenis tutupan lahan dan informasi harga di lapangan. Kegiatan sampling harga tanah ini memiliki tantangan yang besar terkait dengan kebutuhan jumlah SDM dan waktu akuisisi data yang tidak mampu mengimbangi kecepatan dinamika perubahan harga tanah di lapangan. Teknologi penginderaan jauh telah dikenal mampu untuk mendeteksi informasi diatas permukaan bumi dengan cakupan yang luas. Penelitian ini mencoba mengintegrasikan teknologi penginderaan jauh dan platform Google Earth Engine (GEE) dalam proses klasifikasi tutupan lahan yang kemudian digunakan sebagai basemap untuk penentuan harga tanah lanjutan sesuai klasifikasi tutupan lahannya. Penelitian ini memilih Kapanewon Saptosari dan Panggang Kabupaten Gunungkidul sebagai lokasi studi dengan pertimbangan klasifikasi tutupan lahan yang unik dan harga tanah yang cenderung tidak memiliki variasi harga yang tinggi pada setiap kelasnya. Data harga tanah diperoleh pada penelitian ini yaitu melalui wawancara mendalam dengan responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yang hasilnya kemudian dikelompokkan berdasarkan kategori tutupan lahan dominan di lokasi studi. Data spasial dari citra satelit dianalisis menggunakan algoritma band ratio NDBI dan teknik ambang batas nilai reflektan (threshold) di GEE untuk membedakan tiga kelas utama pada daerah ini yaitu area terbangun (pemukiman atau pekarangan), ledokan, dan hutan. Algoritma band ratio NDBI dipilih karena dinilai efektif dalam membedakan area terbangun yang berskala kecil dan tersebar, sebagaimana karakteristik pemukiman di wilayah pedesaan, sehingga hasil klasifikasi tutupan lahan dapat lebih akurat dan mudah diinterpretasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan tekknologi penginderaan jauh dan algoritma band ratio NDBI yang diolah melalui platform GEE mampu menunjukkan peningkatan kecepatan estimasi harga tanah di area pedesaan secara massive untuk tujuan penggunaan yang lebih praktis sehingga informasi harga tanah dapat divisualisasikan dengan baik.
Copyrights © 2025