Kemampuan individu dalam mengelola keuangan secara bijak menjadi keterampilan penting di era modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, pendapatan, dan gaya hidup terhadap perilaku keuangan karyawan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Jusuf SK di Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik non-probability sampling dan melibatkan 315 responden dari total 1.492 karyawan. Analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan dan pendapatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku keuangan, sementara gaya hidup tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini mengindikasikan pentingnya peningkatan literasi keuangan di kalangan karyawan sebagai upaya memperbaiki pengelolaan keuangan pribadi. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah perlunya manajemen rumah sakit dan pemerintah daerah untuk merancang program edukasi keuangan yang terstruktur guna meningkatkan kesejahteraan finansial karyawan serta mendukung stabilitas organisasi secara keseluruhan.
Copyrights © 2025