Dalam beberapa tahun terakhir hingga saat penelitian ini dilakukan, dermaga bongkar muat batu bara di Desa Prambatan mengalami intensitas lalu lintas kapal yang tinggi. Kondisi tersebut mengakibatkan proses manuver kapal menjadi tidak efisien, risiko kandas jadi meningkat, fasilitas fender tidak cukup, dan keterbatasan fasilitas bollard yang tersedia. Tujuan penelitian ini adalah merencanakan lebar dan kedalaman alur pelayaran, merencanakan tipe fender, merencanakan tipe Bollard di dermaga bongkar muat batu bara Desa Prambatan. Metode analisa pada penelitian ini adalah metode analisa deskriptif kuantitatif. Perencanaan lebar alur pelayaran berdasarkan pendekatan empiris, kedalaman alur pelayaran ditentukan melalui perhitungan hidraulik yang mempertimbangkan karakteristik kapal dan kondisi perairan, pemilihan sistem fender berdasarkan perhitungan penyerapan energi fender, pemilihan tipe Bollard berdasarkan perhitungan total beban akibat bongkar muat kapal. Pengolahan data dengan mengumpulkan data primer dan sekunder. Data primer didapat dengan cara observasi lapangan, sedangkan data sekunder yaitu data kapal, angin, dan arus yang akan digunakan untuk perencanaan alur pelayaran, kedalaman alur pelayaran, tipe fender, dan tipe Bollard. Hasil perhitungan lebar alur pelayaran = 185,288 m dan kedalaman alur pelayaran = 12 m. Nilai energi desain fender = 0,086 t.m, sehingga dapat ditentukan tipe fender dengan energi desain fender yang mendekati atau sedikit lebih besar adalah fender karet, KVF 200 H. Total beban pada Bollard = 21 t. Berdasarkan nilai total beban pada Bollard dapat ditentukan tipe Bollard yang mendekati atau sedikit lebih besar adalah Tee Bollard, CVS 15/25.
Copyrights © 2025