Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisa Perancangan Dermaga Bongkar Muat Batu Bara Desa Prambatan Sumatera Selatan: Design Analysis of the Coal Loading and Unloading Dock Prambatan Village South Sumatra Muhammad Faisyal, Riki; Adriati , Yolly
JURNAL SAINTIS Vol. 25 No. 01 (2025)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/saintis.2025.vol25(01).21004

Abstract

Dalam beberapa tahun terakhir hingga saat penelitian ini dilakukan, dermaga bongkar muat batu bara di Desa Prambatan mengalami intensitas lalu lintas kapal yang tinggi. Kondisi tersebut mengakibatkan proses manuver kapal menjadi tidak efisien, risiko kandas jadi meningkat, fasilitas fender tidak cukup, dan keterbatasan fasilitas bollard yang tersedia. Tujuan penelitian ini adalah merencanakan lebar dan kedalaman alur pelayaran, merencanakan tipe fender, merencanakan tipe Bollard di dermaga bongkar muat batu bara Desa Prambatan. Metode analisa pada penelitian ini adalah metode analisa deskriptif  kuantitatif. Perencanaan lebar alur pelayaran berdasarkan pendekatan empiris, kedalaman alur pelayaran ditentukan melalui perhitungan hidraulik yang mempertimbangkan karakteristik kapal dan kondisi perairan, pemilihan  sistem  fender  berdasarkan  perhitungan penyerapan energi fender, pemilihan tipe Bollard berdasarkan perhitungan total beban akibat bongkar muat kapal. Pengolahan data dengan mengumpulkan data primer dan sekunder. Data primer didapat dengan cara observasi lapangan, sedangkan data sekunder yaitu data kapal, angin, dan arus yang akan digunakan untuk perencanaan alur pelayaran, kedalaman alur pelayaran, tipe fender, dan tipe Bollard. Hasil perhitungan lebar alur pelayaran = 185,288 m dan kedalaman alur pelayaran = 12 m. Nilai energi desain fender = 0,086 t.m, sehingga dapat ditentukan tipe fender dengan energi desain fender yang mendekati atau sedikit lebih besar adalah fender karet, KVF 200 H. Total beban pada Bollard = 21 t. Berdasarkan nilai total beban pada Bollard dapat ditentukan tipe Bollard yang mendekati atau sedikit lebih besar adalah Tee Bollard,  CVS 15/25.
A Preliminary Assessment of the Reliability of a Personal Weather Station for Urban Flood Monitoring in a Tropical Coastal Urban Area: A Case Study from Kendari, Indonesia Maheng, Dikman; Bila, Salsa Cinta; Wundari, Windy; Bachrun, Ratna; Baskara, Surya; Adriati , Yolly; Nazeer, Aftab; Radhakrishnan, Mohanasundar
Journal of Geoscience, Engineering, Environment, and Technology Vol. 11 No. 02 (2026): JGEET Vol 11 No 02 : June (2026)
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jgeet.2026.11.02.28140

Abstract

This study conducted a preliminary assessment of the PWS reliability compared to the official BMKG reference station in a tropial coastal urban area of Kendari, Indonesia, particularly for urban flood monitoring. Daily rainfall obtained from the PWS and the BMKG station were compared over February to December 2024, using rainy days where both stations recorded rainfall exceeding 10 mm on the same day. For statistical tests, there were statistical metrics implemented in this study including Pearson correlation (r), coefficient of determination (R²), mean bias error (MBE), percent bias (PBIAS), mean absolute error (MAE), and root mean square error (RMSE). The rainfall data was also compared to flood-confirmed dates. The rainfall data analysis showed that there was moderate agreement between the PWS and the BMKG (r = 0.66, R² = 0.40, MBE = 1.83 mm, PBIAS = 4.91%, MAE = 17.12 mm, RMSE = 23.87 mm). Moreover, the PWS recorded the same rainfall category as BMKG on three flood events, particularly for heavy and very heavy rainfall category. However, the PWS showed moderate rainfall category for two flood events when the BMKG recorded heavy rainfall category. This difference could be attributed to climate background of Kendari and the device environment settings. Moreover, it is suggested that the PWS can be a useful tool for urban flood monitoring, especially during large and spatially widespread rainfall events.