Penelitian ini ditujukan dalam menganalisa pengaruh struktur modal, kinerja keuangan, ukuran perusahaan, dan leverage terhadap profitabilitas di perusahaan manufaktur sub-sektor industri makanan dan minuman yang tertulis di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2021–2024. Studi ini mengadopsi jenis pendekatan kuantitatif mempergunakan data sekunder berbentuk annual report yang bersumber pada web resmi BEI. Penentuan sampelnya dilaksanakan memakai purposive sampling method, dan dari 51 perusahaan yang diamati didapatkan 22 perusahaan yang selaras dengan kriteria, sehingga total data observasi sejumlah 88 (22perusahaan × 4 tahun). Analisis data dilakukan melalui uji statistik deskriptif, asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, koefisien penentu (R²), serta hipotesis mempergunakan SPSS versi 27. Secara parsial penelitian ini menghasilkan bahwasanya struktur modal pengaruhnya signifikan positif pada profitabilitas (nilai Sig. 0,017 < 0,05), kinerja keuangan tak memberi pengaruh signifikan (0,975 > 0,05), ukuran perusahaan pengaruhnya signifikan negatif (0,001 < 0,05), dan leverage tak signifikan memengaruhi profitabilitas (0,055 > 0,05). Pada uji simultan, keempat variabel tersebut secara signifikan memengaruhi profitabilitas dimana Sig. bernilai 0,001 (< 0,05) dan nilai F hitung 9,220 > F tabel 2,482. Koefisien penentu (R²) yaitu 0,307 mengartikan bahwasanya 30,7% variasi profitabilitas bisa diperjelas oleh struktur modal, kinerja keuangan, ukuran perusahaan, dan leverage, serta 69,3% tersisa yang dipengaruhi oleh variabel lainnya yang tak dianalisis di model ini.
Copyrights © 2025