Penelitian ini mengkaji pengaruh rasa ingin tahu kewirausahaan, kepercayaan diri digital, dan stres teknologi terhadap kinerja inovatif wirausaha digital di Indonesia. Dengan pendekatan penelitian kuantitatif, data dikumpulkan dari 100 responden melalui kuesioner terstruktur yang menggunakan skala Likert lima poin. Analisis data dilakukan menggunakan SPSS versi 25, termasuk statistik deskriptif, pengujian reliabilitas dan validitas, serta analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasa ingin tahu kewirausahaan dan kepercayaan diri digital memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja inovatif, sementara stres teknologi memiliki pengaruh negatif dan signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa eksplorasi yang didorong oleh rasa ingin tahu dan kepercayaan diri dalam kemampuan digital meningkatkan kapasitas wirausaha untuk berinovasi, sedangkan tingkat stres teknologi yang tinggi menghambat kreativitas dan kinerja. Model ini menjelaskan 65,4% varians dalam kinerja inovatif, mengonfirmasi bahwa faktor psikologis dan teknologi secara bersama-sama menentukan hasil inovasi dalam ekosistem kewirausahaan digital. Studi ini berkontribusi pada pemahaman teoretis kewirausahaan digital dengan mengintegrasikan dimensi kognitif dan emosional, serta memberikan implikasi praktis bagi pembuat kebijakan, inkubator bisnis, dan lembaga pelatihan digital untuk mendukung inovasi berkelanjutan di kalangan wirausahawan di Indonesia.
Copyrights © 2025