Penelitian ini bertujuan untuk mendesain dan merekayasa alat pengkristal gula semut dengan menggunakan piringan penghancur (crusher), dan mengetahui pengaruh putaran crusher terhadap diameter serbuk gula. Putaran piringan penghancur dibuat rendah dengan pertimbangan untuk menjaga agar tidak merusak kualitas mutu gula terutama dari sisi warna, aroma dan rasa. Proses desain alat pengkristal gula semut menggunakan software solidworks 2014, sedangkan perhitungan element hanya mencakup poros pulley yang terdapat pada system transmisi alat tersebut. Pengoperasian dan pengujian alat menggunakan 4 variasi putaran piringan crusher, yakni 70 rpm, 80 rpm, 90 rpm dan 100 rpm. Pengujian foto mikro pada bulir gula semut dilakukan untuk mendiskripsikan ukuran diameter bulir gula semut sesuai dengan besarnya putaran yang divariasikan pada piringan crusher. Hasil rekayasa alat pengkristal gula menunjukkan bahwa mekanisme system transmisi perpaduan antara V-Belt dan Gearbox dapat menghasilkan putaran piringan crusher menjadi 70-100 rpm sehingga mutu gula berhasil tetap terjaga. Perhitungan kapasitas produksi gula semut sebelum dan setelah penggunaan alat pengkristal menunjukkan kenaikan yang cukup signifikan yakni sebesar 350%. Hasil pengujian foto mikro terhadap diameter bulir gula menunjukkan bahwa putaran piringan crusher 70, 80, 90 dan 100 rpm menghasilkan spesifikasi ukuran bulir gula dengan ukuran 2200 µm, 1551 µm, 1222 µm dan 854 µm. Berdasarkan hasil kajian permintaan pasar maka putaran 100 rpm yang paling sesuai untuk menghasilkan gula dengan ukuran diameter bulir gula 854 µm. Dengan demikian maka pengaplikasian alat ini dapat meningkatkan kapasitas produksi gula semut serta untuk mengetahui pada putaran piringan crusher berapa menghasilkan ukuran diameter bulir gula semut yang sesuai dengan permintaan pasar.sesuai dengan permintaan pasar.
Copyrights © 2024