Penelitian ini bertujuan menganalisis keterkaitan antara pengelolaan kelas inklusif dan motivasi belajar PDBK dalam kerangka Kurikulum Merdeka. Metode penelitian menggunakan studi literatur dengan teknik analisis tematik. Sebanyak 30 sumber dianalisis, terdiri atas artikel jurnal bereputasi, buku akademik, dan dokumen kebijakan resmi yang relevan dengan topik. Kriteria seleksi literatur didasarkan pada keterbaruan (5–10 tahun terakhir), relevansi dengan pendidikan inklusif, serta keterhubungan dengan implementasi Kurikulum Merdeka. Hasil analisis mengidentifikasi lima tema utama: (1) prinsip pengelolaan kelas inklusif, (2) strategi pengelolaan untuk meningkatkan motivasi PDBK, (3) faktor-faktor yang memengaruhi motivasi belajar, (4) relevansi pengelolaan kelas dengan prinsip Kurikulum Merdeka, dan (5) tantangan implementasi. Temuan menegaskan bahwa pengelolaan kelas yang adaptif, berbasis diferensiasi, dan ditopang asesmen formatif berkontribusi positif terhadap motivasi belajar PDBK. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan kelas bukan hanya aspek teknis, melainkan komponen inti dari implementasi Kurikulum Merdeka dalam pendidikan inklusif. Implikasi praktis menekankan perlunya peningkatan kapasitas guru, penyediaan sarana prasarana inklusif, dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan. Penelitian lanjutan disarankan berbentuk studi empiris, baik melalui penelitian tindakan kelas maupun studi longitudinal, untuk menguji efektivitas strategi pengelolaan kelas dalam meningkatkan motivasi belajar PDBK
Copyrights © 2025