Penelitian kualitatif ini mengkaji pengaruh fleksibilitas kerja terhadap dinamika retensi tenaga medis di Rumah Sakit Al-Shifa, Gaza City dalam kondisi krisis yang berkepanjangan. Melalui wawancara mendalam dan observasi, penelitian ini menelaah praktik penjadwalan adaptif, mekanisme dukungan psikologis, serta pengalaman staf dalam menghadapi tekanan operasional ekstrem akibat konflik dan keterbatasan sumber daya. Temuan menunjukkan bahwa pengaturan shift yang fleksibel dan manajemen beban kerja yang dinamis berperan penting dalam mempertahankan retensi dan produktivitas tenaga medis di tengah stres yang tinggi. Studi ini menyoroti pentingnya adaptabilitas organisasi dan ketahanan emosional dalam menjaga pelayanan kesehatan di zona konflik. Temuan ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman pengelolaan tenaga kerja di lingkungan kesehatan yang terdampak krisis serta menawarkan rekomendasi perbaikan kebijakan ketenagakerjaan dalam konteks serupa.
Copyrights © 2025