Penerapan teknologi Internet of Things (IoT) dalam pemantauan kualitas air di area pertambangan telah terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi pengelolaan lingkungan. Sistem pemantauan real-time yang berbasis IoT memungkinkan deteksi perubahan kualitas air secara cepat dan akurat, sehingga tindakan korektif dapat diambil lebih tepat waktu. Dalam penelitian ini, teknologi IoT digunakan untuk memantau berbagai parameter kualitas air, seperti pH, suhu, turbidity, dan logam berat, yang sebelumnya dipantau secara manual. Industri pertambangan, yang memainkan peran penting dalam ekonomi global, sering kali menghadapi tantangan besar dalam hal dampak lingkungan, khususnya terkait dengan pengelolaan air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan IoT mengurangi ketergantungan pada pengambilan sampel manual dan mempercepat proses analisis data. Sistem ini juga memungkinkan analisis yang lebih mendalam, meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan sumber daya air dan meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan. pemantauan kualitas air di area pertambangan dilakukan melalui pengambilan sampel air secara manual, yang kemudian diuji di laboratorium untuk mengetahui parameter-parameter kualitas air seperti pH Walaupun penelitian ini menunjukkan tren peningkatan efisiensi, uji t menunjukkan bahwa perbedaan antara efisiensi pengelolaan lingkungan sebelum dan setelah penerapan IoT belum signifikan secara statistik. Penelitian ini menyarankan pengintegrasian teknologi IoT dengan kecerdasan buatan (AI) untuk analisis prediktif dan sistem peringatan dini guna meningkatkan pemantauan dan pengelolaan kualitas air di masa depan.
Copyrights © 2025