Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan ice breaking aktif dalam menjaga konsentrasi siswa sekolah dasar pada pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK). Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi experiment) model pretest-posttest control group design. Subjek penelitian terdiri dari 40 siswa kelas V yang dibagi menjadi dua kelompok: eksperimen (dengan ice breaking aktif) dan kontrol (tanpa perlakuan). Instrumen penelitian berupa lembar observasi konsentrasi siswa. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan rata-rata skor konsentrasi yang signifikan pada kelompok eksperimen dari pretest ke posttest (rata-rata selisih 15,15; t = 55,27; p = 0,000), sementara pada kelompok kontrol peningkatan hanya sebesar 2,55 (t = 22,34; p = 0,000). Uji independent sample t-test menunjukkan perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol pada posttest (t = 15,99; p = 0,000). Dengan demikian, penerapan ice breaking aktif terbukti efektif dalam meningkatkan konsentrasi siswa selama pembelajaran PJOK. Strategi ini dapat digunakan sebagai pendekatan praktis dan aplikatif oleh guru untuk menciptakan pembelajaran yang lebih fokus, interaktif, dan menyenangkan di tingkat sekolah dasar
Copyrights © 2025