Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan sosial dan keagamaan di Kelurahan Tompokersan, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) II oleh mahasiswa Program Studi Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam Universitas Islam Syarifuddin Lumajang. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap berbagai kegiatan pemberdayaan yang melibatkan perangkat kelurahan, kader masyarakat, dan lembaga sosial-keagamaan setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kelurahan Tompokersan menerapkan prinsip-prinsip manajemen dalam setiap tahapan pemberdayaan, mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, hingga evaluasi kegiatan. Program-program seperti posyandu, pelatihan pemulasaran jenazah, penyuluhan kesehatan, pelatihan keterampilan rumah tangga, dan peringatan hari besar Islam berkontribusi signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan, partisipasi sosial, serta kesadaran spiritual masyarakat. Meskipun terdapat kendala seperti rendahnya partisipasi warga dan keterbatasan sumber daya, sinergi antara pemerintah kelurahan, masyarakat, dan lembaga pendidikan mampu memperkuat efektivitas program. Penelitian ini menegaskan bahwa manajemen pemberdayaan masyarakat berbasis nilai-nilai keislaman dapat menjadi model strategis dalam membangun masyarakat yang mandiri, religius, dan berdaya saing sosial.
Copyrights © 2025